Perasaan yang kurasakan tak pelak membuatku sedikit tersiksa
Yaaah...
Aku melihatmu semester 1 lalu....
Saat itu kau masuk melalui pintu itu
Pintu kelas yang biasa kami pakai untuk proses belajar mengajar
Mataku tak bisa lepas saat melihatmu
Hati ini tergetar sesaat, entah apa itu, tapi semua itu membuatku sejuk
Hatiku begitu sejuk...
Kau pun berlalu, memilih posisi duduk paling belakang
Mataku masih mengikuti gerak-gerikmu
Aku masih sibuk dengan pikiranku tentangmu saat teman-temanmu memulai acara.
Yupz, acara perkenalan adik tingkat dengan kakak tingkat
Dan kau adalah kakak tingkatku
Perkenalan itu membuatku tak sabar untuk sampai ke bagianmu..
Aku ingin tahu namamu
Hmm......
Lama untuk sampai pada giliranmu
Paling belakang seh....
1 orang, 2 orang, 3 orang...................
Sampailah giliranmu
Aku bersemangat tak sabar untuk tahu
Kau pun menyebutkan namamu
Wah, aku senang sekali.....
Aku tahu namamu!!!!!
Deg.
Aku teringat sesuatu, aku sudah memiliki dia
Dia yang begitu aku sayangi, dan menurutku dia pun sayang sama aku.
Aku pun tertunduk..
Sekejap, kesejukan yang menjalar dalam hatiku pun musnah..
Aku sangat menyayanginya, apakah aku pantas untuk memikirkanmu?
Sementara ada dia di dalam hatiku?
Apa yang harus ku lakukan?
Apa dengan aku mulai memikirkan orang lain, ini berarti aku tidak setia??
Entahlah....
Yang jelas, aku tak berniat untuk melakukan hal-hal yang akan melukai perasaan dia...
Aku pun mengabaikanmu...
Waktu pun berlalu, aku masih sibuk dengan dia yang ada dalam hatiku...
Selama waktu itu, tak pernah kau terlintas dalam benakku..
Aku hanya berpikir, mungkin kau hanya sebagian dari laki-laki yang bisa membuatku terpesona, kagum, simpati?? Mungkin.....
Hal yang tak pernah kusangka pun terjadi..
Saat perjaanan pulang dari acara Ospek mahasiswa baru, aku dan kamu satu bus..
Saat itu aku tidak punya teman sebangku...
Yupz, bisa ditebak, kau pun menghampiriku, duduk di sampingku, dan mulai berbicara padaku!! Untuk pertama kalinya? Oh Gee!!! Unbelieveble!
2 semester aku tak memikirkanmu, dan setelah itu kau tiba-tiba datang mengahampiriku???
“Pulang kemana dek??” tanyamu membuka pembicaraan...
Aku masih ingat suara itu, tatapan mata itu, aroma tubuh yang ku rasa aroma yang “kecapekan”? entahlah....
Aku hanya menjawab singkat. Kau tahu? Saat itu hatiku benar-benar bergejolak seperti bom yang siap untuk meledak. Aku menggigit bibirku, aku malu, aku gerogi, aku nerveous, tak terungkapkan... kita pun ngobrol. Kau ingat? Ah,, mungkin tidak.
Aku mengalami masa-masa sulit setalah itu....
Dia yang ada dalam hatiku, dia yang ku sayangi melebihi diriku, dia yang selalu mengisi hari-hariku, dia, dia, dan hanya dia, dia membuatku kecewa. Dia memutuskan hubungan kami dengan alasan yang tak jelas. Kau tahu?? Aku sudah berusaha mempertahankannya, aku sudah mengerahkan seluruh hatiku untuk meyakinkannya untuk tetap bersamaku, tapi, hasilnya nihil... aku begitu sakit waktu itu, tersiksa, seakan-akan dunia ini membenciku, menginginkanku untuk segara meninggalkannya, aku seperti di tikam oleh pisau super tajam dan kemudian di buang ke sungai untuk menyembunyikan mayatku yang tak bernyawa. Sakit yang luar biasa. Kejadian itu membuatku membenci bulan Oktober. Iya, saat itu bulan Oktober.
Butuh waktu yang lama untuk kembali ke keadaan yang semula. Dan pada saat keadaanku mulai membaik, ada berita yang membuatku lebih terpukul dan jatuh kembali ke kesakitan yang lebih dalam. Ternyata dia yang membuatku sampai begitu sakitnya, dia mendua. Saat dia bersamaku, dia juga bersama perempuan lain, mungkin itu alasan dia untuk menyembunyikan hubungan kami selama ini. Dia menjalin hubungan lain selain denganku. Kau tahu berapa lama waktu yang ku habiskan untuknya selama ini?? Kami bersama selama hampir 2 tahun, dan selama 2 tahun itu dia mengkhianatiku. Rasa yang ku alami untuknya, sayang yang kucurahkan untuknya, pengorbananku, impianku yang kuberikan untuknya, begitu mudahnya dia mempermainkannya. Dada ini sesak! Aku merasa seperti katak dalam tempurung, aku hanya melihat ke arahnya, tanpa tahu perbuatannya di belakangku. Aku sayang dia. Dulu.....
Sudahlah, dia sudah tak penting lagi dalam hidupku.
Dia bukan lagi bagian hidupku.
Sekarang tak ada dia, dia, dan dia.
Aku bersyukur, aku punya teman-teman yang baik dan perhatian. Berkat mereka, sedikit demi sedikit, hatiku pulih. Itu juga tak lepas dari dirimu. Secara tak langsung, kau menyadarkanku, bahwa dunia ini tetap hijau walau tanpanya.
Apa yang kita alami demi teman kadang-kadang melelahkan dan menjengkelkan, tetapi itulah yang membuat persahabatan mempunyai nilai yang indah.
Persahabatan sering menyuguhkan beberapa cobaan, tetapi persahabatan sejati bisa mengatasi cobaan itu bahkan bertumbuh bersama
karenanya…
Persahabatan tidak terjalin secara otomatis tetapi membutuhkan proses yang panjang seperti besi menajamkan besi, demikianlah sahabat menajamkan sahabatnya.
Persahabatan diwarnai dengan berbagai pengalaman suka dan duka, dihibur – disakiti, diperhatikan – dikecewakan, didengar – diabaikan, dibantu – ditolak, namun semua ini tidak pernah sengaja dilakukan dengan tujuan kebencian.
Seorang sahabat tidak akan menyembunyikan kesalahan untuk menghindari perselisihan, justru karena kasihnya ia memberanikan diri menegur apa adanya.
Sahabat tidak pernah membungkus pukulan dengan ciuman, tetapi menyatakan apa yang amat menyakitkan dengan tujuan sahabatnya mau berubah.
Proses dari teman menjadi sahabat membutuhkan usaha pemeliharaan dari kesetiaan, tetapi bukan pada saat kita membutuhkan bantuan barulah kita memiliki motivasi mencari perhatian, pertolongan dan pernyataaan kasih dari orang lain, tetapi justru ia berinisiatif memberikan dan mewujudkan apa yang dibutuhkan oleh sahabatnya.
Kerinduannya adalah menjadi bagian dari kehidupan sahabatnya, karena tidak ada persahabatan yang diawali dengan sikap egoistis.
Semua orang pasti membutuhkan sahabat sejati, namun tidak semua orang berhasil mendapatkannya.
Banyak pula orang yang telah menikmati indahnya persahabatan, namun ada juga yang begitu hancur karena dikhianati sahabatnya.
** Mempunyai satu sahabat sejati lebih berharga dari seribu teman yang mementingkan diri sendiri ** «Dalam masa kesuksesan, teman-teman mengenal kita. Dalam kesengsaraan, kita mengenal teman-teman kita» Ingatlah kapan terakhir kali Anda berada dalam kesulitan.
Siapa yang berada di samping Anda ??
Siapa yang mengasihi Anda saat Anda merasa tidak dicintai ??
Siapa yang ingin bersama Anda saat Anda tak bisa memberikan apa-apa ??
MEREKALAH SAHABAT ANDA
Hargai dan peliharalah selalu persahabatan Anda dengan mereka
geoul ap nae moseubeun geuttae geu moseub ssaneurhaeseo deo johasseo
golmogeun haega jiryeohae
keopihyangi geu ttaero nal deryeoga
syowin dou gyeouroseul barabodeon geu ttaero
geurae neoyeosseo nal derigo naon geon
nae jumeoni sog nae soneul kkog jabdeon
geu hae neujgaeurui neo ijen eodireul geodni
neoui balsoriga geuriwo
barameul masyeoboasseo
gaseumdobogo pahaeseo
hangyeol na ajin gaseumeun jaechoghae
himdeun bami ogi jeone dora gajago
geurae neoyeosseo nal derigo naon geon
nae jumeoni sog nae soneul kkog jabdeon
geu hae neujgaeurui neo ijen eodireul geodni
neoui balsoriga geuriwo
geurae neoyeosseo gaeureul gareuchyeojun
galsaeg geuriumi kkeutieobsneun bam
dagaol nae gyeoureul ije junbihaeya hae
bami gilgo gin nae gyeoureul
niga neomu manheun nae gyeoureul
English Translation:
I opened my closet and a few outfits came into my eye
It seems a bit early but I put it on anyway
My image in the mirror is the image from back then
I liked it better cold, the sun is about to set in the alleyway
The coffee aroma brings me back to then
When I looked at the clothes hanging on the shop window
Yes it was you, who brought me out
You, who put your hand in my pocket and held my hand
In that year, late autumn
Now where should I walk? I miss the sound of your footsteps
I drank in the wind, because my heart longed for it too
My heart that’s gotten a bit better presses me on
For me to go back before the night comes
Yes it was you, who brought me out
You, who put your hand in my pocket and held my hand
In that year, late autumn
Now where should I walk? I miss the sound of your footstep
Yes it was you, the shade of brown, who taugh tme autumn
The night with the endless longing
I need to prepare for the upcoming winter
For the winter with the long, long nights
For my winter, that has so much of you
jam 5 sore tadi, aku punya inisiatif untuk meng-sms org2 terdekatku dgn kata2 mutiara...
jadilah, 3 part sms yg ku buat..
ehh,, baru 3 org yg ku send...
udah ngadat itu hp BB ku..
*BB type 1202
tak beberapa lama kemudian datang blsan sms dari org yg ku krim..
bunyinya " ini sapa ya?"
ku jawab aja " aprillya eka ristin sembiring..."
dy balas lagi " ohh... dapat kata2 itu dari bapaknya ya??"
ku jawab deh,, " bukan bang, tapi dapet dari Ilham THP 09, ketum himateta"
dy malah bls "hahahahahahahahaha...lucu ya kamu..."
*lucu dimananya coba???
dasar bang Hendra....
~.~
tak selang beberapa lama dari sms itu, eh ada telepon masuk...
ternyata oh ternyata.....
oopss!!!
si BFP yg nelpon...
dalam hati "mati gue, mati gue.."
*untung gag mati beneran....
1 detik, 2 detik, 3 detik, 30 detik kemudian...
itu telpon kagak aku angkat....
jleb!
tu handphone nge hang lagi...
beberapa saat kemudian...
si BFP nelpon lagi.....
~.~
hadeehhhh..
nafsu bgt tu org...
kagak aku angkat lagi....
*hati aku udah mau copot karna telpon itu...
aku pun diem.....
sambil mikir.....
aha!
aku langsung nelpon si nying2....
ku critain semuanya...
dy bilang, " angkat oooo... jgn dag di angkat, dag sopan itu.. masak kk tingkat telpon dag diangkat??"
aku pun berkata. " emg aku nak ngomong apaan???"
si nying2 berkata, " jawab aja seperlunya yg dy tanya.."
aku pun menjawab " palingan dy nanyaa aku ni sapa"
nying2 berkomentar " yoo,, seidaknya kw kasih tw lah, Pril kw tu sapo...kan dag enak sama dy sampe nelpon2 gtu..angkat be lah..."
aku pun menyerah dan " ok la..". sambil cekikikan dalam hati dag dig dug duarrrrrrrrrr!!!
di tunggu, di tunggu.........
dy nya kagak nelpon lagi..
drrrttttt......drrrttttttttt..
hp aku bergetar...
eng ing eng....
ada sms!!
dari si BFP!!!!!
dugaan ku bener.. dy nanya.. "sapa ya??"
ku jawab aja.....
*aku jawabnya sambil jingkrak2 di kasur...
malu kalu bayanginnya lagi..
akhirnya sms an pun berlanjut...
hihihihihihihihi...
dan aku pun lupa untuk mandi......
umak ku pun berseru... " butet!!!! mandilah kau!! udah malam ini!! mau jadi apa, gadis jam segene belum mandi??!!!"
dalam hatiku, " ya ampun mak.... baru juga jam 8......"
*ckckckckckckckckckckck
Ini kehidupanku bersama teman-teman satu angkatan...
aku dan mereka adalah Teknik Pertanian 2009...
harusnya kami itu 50 orang..
tapi sekarang tinggal kurang lebih kalau gag salah ada 44 orang.. *klu gag salah berrti bener
aku : Aprillya Eka Ristin...
ini temen2ku di TP'09:::::::
ada Nying2, harusnya seh Yunita Kurnia Sari.. tapi entah darimana nama nying2 bisa jadi nama panggilannya,, udah kepalang lengket itu nama...
anaknya asik, lucu, bersuara besar...
tapi suka nyuekin aku kalu ge sibuk dgn yg lain :(
hihihi...
tapi aku sayang dy...
ada Tang2...
seperti nying2, tang2 itu cuma panggilan doang...
harusnya namanya Puspita Ayu Indah Sari...
*bukan ayu tang2 loh...
mungkin karna tinggi, makanya namanya jadi tang2...
rambutnya lurus, menurutku seh dy manis, sedikit cantik, dan rada kurus...
aku suka bgt sama celetukan dy.,...
anaknya juga asikk.. suka di ajak maen,, rajin pulak..
tapi,,,,,, kok rada playgirl yak?? hihihi....
yg satu ini anaknya ontet...
alias bontet atw endut.. Om novi...
yupp...
panggilnnya "OM" nama aslinya Novita Sari Indawan.. (namanya punya sejarah loh)
*krik
ini temen paling baik loh..
suka menolong dan melolong..
*eh...
beneran baik kok..
setia pulak..
setiap tikungan ada...
hhihihhihihihi....
yang ke-4 ada si kecil Ani..
orgnya seh boleh aja kecil..
tapi umur dah 20 taun..
wakakakakakaka....
ni anak jail bgt,, suka becandaan,, n gag nanggung pulak candaannya.. ~.~
tapi asik kok..
dy neh salah satu temen aku yg suka ngambekk...
namanya Novhera Putriani..
hobi bgt sama junkfood *bener gag seh tulisannya?
punya cwok namanya Tyan...
kkkkkkk..
udah lama mreka pacaran...
aseeekkkk....
moga langgeng yak???
yang terkhir ada si Busur alias Ibu Suri..
menurutku karna dy cerewet, makanya di panggil Busur..
nama aslinya seh Wahyu Tri Ambarini....
dosen2 suka ngira klu dy ni cowok dari namnya..
eh, pas liat orgnya, ternyata cewek tulen booo"
suka bgt sama Jepang getohhh...
pernah nih saham sama dy..
hihihi..
tapi dah selesai kok masalhnya..
kita damai ya Mbar??
pissss V^
jreeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeng.....
itu foto kami ber 6... hihih..
maniss manisss kan???
Saat ini, aku sedang merasakan pergumulan yang menurutku sedikit menyita waktu dan perasanku..
akan memulainya saja membuatku bergetar..
entahlah,,, aku juga bingung...
aku seperti diantara 2 jurang yang akan membuatku terjatuh ke dalam lembah yang dalam...
aku sayang padanya.................
tapi itu tak membuatku untuk terobsesi memilikinya...
terkadang aku ingin menyerah berjuang mencuri perhatiannya..
tapi teman-temanku selalu menguatkanku...
"Pril, perjuanganmu setengah-setengah dan tak akan nampak dalam waktu yang singkat, berjuanglah lebih keras lagi"
itu kata temanku...
kataku "aku menyerah saja, perjuanganku tak berarti apa-apa.."
menurutku, dia mencintai orang yang tak tepat...
tapi bukan berarti orang yang tepat itu aku...
aku hanya berbicara tentang pendapat...
dia menjalin hubungan terlarang dengan orang yang sudah mempunyai kekasih lain...
saat aku tahu itu, tentu saja aku kecewa...
jadi selama ini, dia menanggung beban sebesar itu???
di balik candanya, di balik senyumnya, di balik semua sikap kekonyolannya, dia menyimpan sebuah rahasia besar dan menurutku itu berat..
Tuhan, aku sayang padanya...
aku tak mau dia terluka...
sadarkan dia akan tembok itu..
tembok besar yang sedang dia hadapi...
runtuhkan pertahanannya...
lembutkan hatinya yang keras yang tertutup karna cinta...